April 2009, menyisakan beberapa kejadian yang mungkin tak bisa terlupakan. Yah, karena bulan april ini Jurusan menyatakan bahwa aku harus mengikuti progress. Progress merupakan kewajiban mahasiswa yang telah mengambil Tugas Akhir dan harus mengikuti Progress ketika Tugas Akhir telah terhitung minimal 3 bulan, sebagai laporan kemajuan Tugas Akhir yang sedang kita kerjakan dan sebagai persyaratan mengikuti pendadaran. Walopun juga sebenarnya masih boleh mundur, tapi memang aku mengusahakan ikut progress bulan ini, karena ada beberapa pertimbangan. Dan memang di pengumuman aku termasuk mahasiswa yang telah mundur 1 Bulan, padahal bulan Maret namaku belum muncul untuk mengikuti progress. Dan yang terpenting adalah 1 kewajiban dunia telah tertunaikan.
Progress dilaksanakan tiap bulan pada minggu kedua, sebenarnya ikut progress bulan april kemarin sempet ragu karena aku harus menunjukkan sistem program akhirku ke dosen pembimbing dahulu, kalo dirasa belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, dosen pembimbingku takkan membolehkan mahasiswanya ikut progres. Akhir Maret pun aku sama sekali belum membuat sistem last projectku, padahal 2minggu lagi aku akan progress. Hal pertama yang aku lakukan adalah mencari desain interface yang pas untuk sistem, sempet beberapa kali ganti tampilan. Tapi akhirnya menemukan tampilan yang agak sreg di hati walopun agak sedikit maksa
.
Dengan kejar tayang, akhirnya sistemku ada perkembangan, walopun sistem intinya belum jalan sama sekali. Kenapa aku baru mengerjakan sistem pada akhir Maret, bukan karena aku malas mengerjakan, bukan itu. Tapi aku harus mencari beberapa referensi dan orang yang dapat membantu permasalahan yang muncul dari sistem yang aku buat. Sudah tanya sana-sini, tapi hasilnya tidak memuaskan. Akhirnya atas rekomendasi dosen pembimbingku, aku diminta bertanya ke salah satu dosen Teknik Elektro. Kuhapalin nama dosennya, tapi aku ga langsung bertanya ke dosennya. Ada temen dari Teknik Elektro ’04, dari beliau aku tanya2 terlebih dahulu. beliau pun membantu dengan welcome, dan diberilah aku masukan-masukan atas permasalahanku tersebut. Waktu diskusi dengan beliau aku sempet cerita bahwa dosen pembimbingku merekomendasikan aku untuk bertanya dengan salah satu dosen Elektro, dan setelah aku menyebutkan nama dosennya, beliau pun kemudian bilang, “ouh ya sudah langsung tanya aja ke bapaknya. Bapaknya baik dan ramah, Insya Allah beliau akan membantu”. Kemudian akupun diberikan alamat YM bapaknya oleh temanku tersebut. Dan ternyata temenku itu bilang, beliau sudah bercerita ke bapaknya perihal permasalahku, jadi pas aku YM-an dan bertemu bapaknya aku tinggal diskusi saja. Beliau sangat membantu sekali, bahkan sempet menjelaskan di white board, bikin diagram dll. Pikiranku mulai terbuka, 1 permasalahan terpecahkan, akan tetapi muncul permasalah baru yang semakin menguras pikiranku. Ternyata program dari sistemku harus menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic atau Delphi. Ni dia ni, padahal aku belum pernah membuat program menggunakan bahasa pemrograman tersebut.
Yah sudahlah, karena aku harus belajar dari basic dulu, makanya kau memutuskan untuk mengalihkan ke yang lain, aku memutuskan mengerjakan sistemku yang berbasis web dulu. Alhamdulillah tidak ada permasalahan yang mengkhawatirkan dalam mengerjakan sistem yang berbasis web, akan tetapi hal yang aku kerjakan saat itu bukanlah sistem utamanya, hanya bagian dari sistem saja.
Selasa, 14 April aku akan progress. Karena aku belum yakin makanya aku harus konsultasi dulu ke dosen pembimbing. Karena rencananya hari Senin, H-1 sebelum aku progress aku akan menunjukkan sistem ke dosen pembimbingku. Makanya hari Ahadnya aku harus menyelesaikan semuanya aliaz lembur. Sistem sementara yang untuk presentasi sudah siap, aku juga harus menyiapkan bahan presentasiku di power point. Aku pun dah lega, karena sudah beres semua tinggal nunjukin ke dosen pembimbing, kalo dah diizinin aku pun tinggal maju ajah. Waktu itu jam sudah menunjukkan hampir jam 00.00. Komputer ga segera aku matikan, refreshing sebentar dengan main game house. Baru sampe berapa level, komputerku tiba-tiba mati. Kupikir dia mau restart. Ternyata tak ada tanda2 dia mau hidup lagi. Akhirnya 1 tombol ajaib pun terpaksa aku tekan. Dan akupun memutuskan untuk tidur.
Early morning, I got up. Aku SMS dosen pembimbing bahwa aku mau bimbingan. Tak lama kemudian SMS balasan datang, dosen pembimbingku bilang kl 30 menit lagi sampe di kampus. Mendapat balasan itu akupun segera menghidupkan komputerku untuk mengambil data yang ada disana dan memindahkan ke laptop temen. Tanpa ada kecurigaan, aku hidupkan komputerku. Inalillahi, ternyata dia tidak mau menyala. Kuulang2 menghidupkannya tapi tak mau juga, akhirnya aku curiga kl power supplynya nge-drop, biasa komputer tua . Ga mau berlama2, satu2nya jalan adalah mengambil data dikomputerku dl. Salahku juga si, ga membackup data dl di komputer lain. Pdhl ku dah dr kemarin2 pinjam laptop temen, kenapa ga langsung aku pindahin aja. Terlalu percaya sama my computer si. Pelajaran moral yang terpenting, Jangan menyimpan data Tugas Akhir Anda di satu komputer saja. Sebenarnya aku dah tw ini, tp namanya aja The King of Ngeyel. Kena batunya jg. Rasa gondok pun muncul, tak ada yg bs disalahkan. Aku pun SMS dosen pembimbing, kl pun jadi bimbingan Insya Allah aku br bs ketemu ibunya agak siangan karena komputerku rusak. Akupun harus ke kos temen untuk numpang membaca harddiskku. Aku tw sebenarnya dia lg pulang kampung, aku telp2 nggaaaak dianggat2. Aku SMS temenku yang satu kos dengan Butet, si pu2t. dan akhirnya aku memutuskan kesana ajalah. Paling jg kuncinya diti2pin. Dengan proses yang sedikit ribet akhirnya aku mendapatkan dataku lewat komputer butet tanpa izin terlebih dahulu. Sebenarnya bukan ga mau izin tapi dia ga bisa dihubungi. Malamnya baru aku SMS dia. Dataku langsung aku pindahkan ke laptop pu2t, tentu aja dengan izin darinya. Rencananya kita mau ke kampus bareng. Bada dzuhur, Akhirnya akupun bs bimbingan dan dosen pembimbingku mengizinkan aku untuk progress besok. Beliau memberitahuku untuk membuat power point, lalu aku bilang, aku dah buat. Kemudian ibunya ingin melihatnya. Kutunjukkan bahan presentasiku kata beliau, “halah2, koq backgroundnya gambar kembang, yo ga nyambung sama sistemmu. Ganti2..?!?!”. Aku cm senyum2 aja dan juga malu abiz, cz aku bimbingan di luar ruangan dkt mahasiswa lain yang antri bimbingan. Yah tapi gpplah, emang kusadari ga nyambung blazz backgroundnya, hi hi hi.